Imonikai PPI Sendai 2014

Minggu (10/26) PPIS kembali menyelenggarakan kegiatan rutinnya dalam rangka menyambut kehadiran warga baru ala tohoku: imonikai. Imonikai tahun ini kembali diadakan di pinggir sungai hirose, tepatnya di bawah jembatan ushigoe. Dengan ramainya warga baru yang bergabung, acara rutin ini terasa lebih hangat di tengah hari-hari yang semakin dingin menandai masuknya musim gugur. Imonikai ini sendiri merupakan kegiatan yang menjadi tradisi warga daerah tohoku, berupa kegiatan memasak sup kentang ramai-ramai di tepi sungai.

Sekitar pukul 08.00, bos besar PPIS, Fuad Ikhwanda yang berdomisili di dekat TKP sudah memesankan tempat dan menjaganya. Karena memang pada hari itu ramai sekali orang-orang mengadakan imonikai di sekitar jembatan ushigoe, jadi harus sejak pagi ditongkrongin tempatnya. Sedangkan rombongan dari sanjomachi kaikan baru tiba di TKP sekitar pukul 10.00.

Masaknya keroyokan.
Masaknya keroyokan.

Acara dimulai dengan beramai-ramai memotong-motong sayuran dan menyalakan api dengan kayu bakar yang ada. Dalam imonikai kali ini, PPIS menghidangkan 2 panci imoni, dimana dalam satu panci dibuat imoni khas prefektur Yamagata (terkenal imoninya dengan bumbu shoyu) dan dalam panci yang lainnya dibuar imoni khas prefektur Miyagi (terkenal imoninya dengan bumbu miso).

Berbahagia bersama.
Berbahagia bersama.

Sambil menunggu rebusannya matang, bos Fuad Ikhwanda membuka sesi perkenalan. Masing-masing warga memperkenalkan diri dan keluarganya. Terlihat warga baru dan warga lama mulai akrab. Kemudian acara dilanjutkan dengan makan-makan, sampai semua kenyang. Sekitar pukul 14.00 acara ditutup dengan beberes dan foto bersama.

Foto bersama di akhir acara.
Foto bersama di akhir acara.
Bonus.
Bonus.

Foto: Diptarama

Leave a Reply