Piala Indonesia Tohoku 2014: Bhinneka Tembus 4 Besar!

Minggu (11/23) Keluarga Indonesia di Tohoku (yang termasuk PPIS juga di dalamnya) telah berhasil menyelenggarakan PIALA INDONESIA TOHOKU untuk pertama kalinya. Turnamen ini diadakan dengan didasari oleh keinginan untuk bersilaturrahmi dan saling mengenal antara sesama warga Indonesia yang tinggal di daerah utara pulau Honshu ini. Satu-satunya syarat untuk menjadi peserta turnamen ini adalah pemain merupakan warga negara Indonesia. Tercatat ada 8 tim yang berpartisipasi di turnamen ini, termasuk di dalamnya Garuda Sendai dan Bhinneka Sendai.

Pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya bersama-sama
Pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya bersama-sama

Pembukaan turnamen sempat tertunda karena belum hadirnya rekan-rekan tim Yoshioka A dan Yoshioka B. Namun penundaan ini tidak menyurutkan semangat kekeluargaan seluruh peserta. Turnamen tetap dimulai, dengan menunda upacara pembukaan sebagai bentuk solidaritas pada rekan-rekan dari Yoshioka. Luar biasa bhinneka tunggal ika. Akhirnya turnamen dibuka pada sekitar pukul 10.30, dengan 2 pertandingan telah usai dilangsungkan sebelumnya. Langsung saja kita simak ulasan pertandingannya.

Garuda Sendai: Muhammad RIfqi, Enrikko Hazemi, Muhammad Salman, Rahmat Hadi Saputro, Oscar Radyan Danar, Hamzah Fauzi, Riyan Achmad Budiman, Torikin.
Garuda Sendai: Muhammad Rifqi, Enrikko Hazemi, Muhammad Salman, Rahmat Hadi Saputro, Oscar Radyan Danar, Hamzah Fauzi, Riyan Achmad Budiman, Torikin.

Garuda Sendai tergabung di GRUP A bersama tim Shiogama-Ogawara, Yoshioka A, dan tuan rumah Marumori. Komposisi tim Garuda kali ini jauh berbeda dengan komposisinya pada turnamen-turnamen sebelumnya karena ditinggal gantung sepatu oleh banyak punggawanya dan beberapa transfer pemain yang terjadi. Pertandingan pertama Garuda Sendai melawan Yoshioka A. Garuda Sendai yang lambat panas sekaligus banyak dihuni punggawa baru langsung dibantai 6 gol oleh Yoshioka. Di akhir pertandingan Garuda sempat memperkecil ketertinggalan dengan 1 gol dari kaki Riyan Achmad Budiman. Namun tidak terlalu mengubah hasil akhir 6-1. Cukup mengenaskan.

Pertandingan kedua tim Garuda di GRUP A melawan tim tuan rumah Marumori. Pada pertandingan kali ini Garuda Sendai terlihat sudah cukup panas setelah dibantai Yoshioka A di pertandingan sebelumnya. Namun, tim Marumori yang bermain di kandangnya sendiri terlihat lebih menguasai medan pertandingan dan berhasil merebut kemenangan 2 gol tanpa balas.

Pertandingan ketiga tim Garuda di GRUP A melawan tim Shiogama-Ogawara. Pertandingan ini hanya menentukan posisi ketiga dan keempat GRUP A mengingat kedua tim telah menelan kekalahan dalam 2 pertandingan pertamanya. Kedua tim sudah terlihat tidak begitu ngotot. Namun permainan Garuda Sendai yang sudah cukup panas mulai terlihat membuahkan hasil. Kerjasama apik Oscar Radyan Danar dan striker kawakan Hamzah Fauzi berhasil menghasilkan gol oleh Hamzah Fauzi untuk tim Garuda. Skor 1-0 untuk keunggulan tim Garuda bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan menyelamatkan Garuda Sendai dari posisi juru kunci GRUP A.

Bhinneka Sendai: Muttaqin Yasin, Ahmad Ridwan, Ari Rejeki, Hesky Hasdeo, Chairul Akmal, Fuad Ikhwanda, Syahril Siregar, Muhammad Rais Abdillah
Bhinneka Sendai: Muttaqin Yasin, Ahmad Ridwan, Ari Rejeki, Hesky Hasdeo, Chairul Akmal, Fuad Ikhwanda, Syahril Siregar, Muhammad Rais Abdillah

Bhinneka Sendai tergabung di GRUP B bersama tim Fukushima, Yoshioka B, dan Kitakami. Komposisi tim Bhinneka ini sedikit berubah dengan transfer beberapa pemain dibandingkan komposisi pada turnamen sebelumnya. Pertandingan pertama Bhinneka melawan Kitakami, Bhinneka Sendai kali ini terlihat bermain taktis dan mulai cepat panas. Dengan menurunkan kekuatan penuh (Akmal, Hesky, Muttaqin, Ari, Ridwan) babak pertama mampu disudahi Bhinneka dengan menahan Kitakami 1-1, dengan 1 gol oleh Muttaqin “Shinkansen” Yasin yang diberi assist oleh tandem sepadannya, Ahmad Ridwan. Namun, ternyata Bhinneka kali ini cepat panas sekaligus cepat dingin. Kondisi berubah total di babak kedua. Strategi pergantian pemain yang tampaknya keliru menyebabkan pertandingan berakhir dengan skor 6-1 untuk kemenangan tim Kitakami. Cukup memprihatinkan.

Pertandingan kedua tim Bhinneka di GRUP B melawan tim Yoshioka B. Kali ini tim Bhinneka bertekad untuk mencuri poin, minimal 1 poin lah di sepanjang turnamen ini. Dan ternyata tekad kuat tim Bhinneka kali ini membuahkan 1 poin. Bhinneka berhasil menahan imbang 1-1 Yoshioka B, berkat gol dari aksi individual Ari Rejeki di babak kedua.

Pertandingan ketiga tim Bhinneka di GRUP B melawan tim Fukushima. Kali ini tim Bhinneka sedikit di atas angin setelah berhasil merebut poin pertamanya dari Yoshioka B. Para pemain tim Bhinneka pun tampil habis-habisan, karena untuk lolos dari fase grup ini Bhinneka harus menang! Dan benar saja, mereka berhasil menang dengan skor 3-2! Gol pertama dibukukan melalui tendangan jarak jauh Hesky Hasdeo, sedangkan gol kedua dan ketiga dibukukan oleh Muttaqin “Shinkansen” Yasin, berkat kerja sama apiknya (lagi-lagi) dengan Ahmad Ridwan. Tim Bhinneka pun berhasil mengunci posisinya di semifinal setelah tim Kitakami menghabisi Yoshioka B di pertandingan lainnya.

PIT2014-marumori

Berikut hasil lengkap fase penyisihan grup:

GRUP A

No.
1.
2.
3.
4.
Nama Tim
Yoshioka A
Marumori
Garuda Sendai
Shiogama-Ogawara
M
3
3
3
3
M
3
2
1
0
S
0
0
0
0
K
0
1
2
3
GM
11
7
2
4
GK
3
6
8
7
SG
8
1
-6
-3
Poin
9
6
3
0

GRUP B

No.
1.
2.
3.
4.
Nama Tim
Kitakami
Bhinneka Sendai
Fukushima
Yoshioka B
M
3
3
3
3
M
3
1
1
0
S
0
1
0
1
K
0
1
2
2
GM
12
5
4
2
GK
2
9
5
7
SG
10
-4
-1
-5
Poin
9
4
3
1

Semifinal

Babak semifinal mempertemukan runner-up GRUP B, tim Bhinneka dengan jawara GRUP A, Yoshioka A. Pertandingan berlangsung sangat sengit dalam tempo cepat. Sepertinya hawa pertandingan telah berubah karena sudah masuk fase knock-out. Gol pembuka pertandingan ini dicetak oleh Ari Rejeki atas kerja sama apiknya dengan Hesky Hasdeo. Namun sayang, begitu kick-off, skor langsung kembali imbang 1-1 akibat lalainya Bhinneka setelah unggul. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-1 untuk Yoshioka A. Babak kedua berjalan semakin seru, Bhinneka menyamakan kedudukan lewat lemparan dahsyat oleh kiper Chairul Akmal yang mengenai kepala pemain bertahan Yoshioka. Namun sayang, di beberapa detik terakhir Yoshioka kembali unggul 3-2 lewat serangan tendangan keras dari kemelut di depan gawang Bhinneka.

Semifinal yang lain mempertemukan Kitakami dan Marumori, berhasil diselesaikan oleh Marumori dengan keunggulan 2-1.

Pertandingan final berlangsung sangat seru antara Yoshioka A dengan Marumori. Meski mereka sempat berhadapan di fase grup, atmosfir final ini terasa begitu berbeda. Kejar mengejar skor terjadi hingga detik-detik akhir turnamen. Peluit panjang dibunyikan dalam keadaan imbang 3-3, dan pertandingan berlanjut ke babak adu pinalti. Final yang seru nampaknya berhasil dihadirkan sesuai harapan para penonton. Pada babak adu pinalti ini penendang pertama tim Marumori, Erwin, gagal menyelesaikan eksekusinya, yang harus dibayar mahal dengan kekalahan Marumori di final. Selamat untuk sang jawara, Yoshioka A!

Selamat untuk Yoshioka A!
Selamat untuk Yoshioka A!
:mrgreen:

Sayang sekali perjuangan Bhinneka harus terhenti di semifinal. Namun, keberhasilan mencapai semifinal sendiri patut diapresiasi karena merupakan pencapaian tertinggi kita hingga saat ini. Mari menatap masa depan, banyak latihan, dan raih lebih banyak kemenangan! Kredit khusus untuk der bomber Muttaqin “Shinkansen” Yasin, yang di turnamen kali ini benar-benar menunjukkan taji ‘shinkansen’-nya dengan membukukan 3 gol. 

Dan yang terpenting, kita semua berhasil mencapai tujuan utama diadakannya turnamen ini untuk menjalin silaturrahmi dengan banyak warga Indonesia di penjuru Tohoku. Turnamen ditutup dengan pembagian hadiah dan juga doorprizeOtsukaresamadeshita!

PIT2014-all

Leave a Reply